"Banyaknya produk baru yang diluncurkan menunjukkan masa depan perekonomian dunia membaik. Acara ini (NAIAS) forum yang tepat untuk memamerkan produk masa depan," komentar Carlos, seperti dilansir kantor berita AP, hari ini.
Nissan sebagai produsen terbesar kelima di Amerika, menarik diri dari beberapa pameran besar sejak 2008 untuk penghematan. Memang, kondisi saat itu cukup mengganggu industri otomotif, terbukti merek lain melakukan hal serupa mulai dari Porsche, Mitsubishi dan Suzuki. Bahkan Porsche baru kembali menjadi peserta NAIAS setelah absen sejak 2007.
Tapi tahun lalu, Nissan mulai kembali di ajang Los Angeles Auto Show dengan meluncurkan produk baru seperti Quest, Murano convirtible dan mobil konsep Ellure. Sepertinya, kemunculan Nissan akan lebih "besar" lagi tahun depan.
"Kami sudah berhasil melewati kondisi terburuk dalam sejarah industri kami. Kini, produk-produk baru siap diluncurkan dan bisnis terus tumbuh di regional AS maupun dunia," tambah Carlos. Untuk pasar Amerika, Nissan, katanya akan memasukkan varian minivan dan Quest untuk pasar Kanada.
Tahun lalu, Nissan menggebrak dengan meluncurkan mobil listrik pertama Leaf yang dijual massal. Selain itu, pasar di negara-negara berkembang (China, India, Brasil dan ASEAN) digarap dengan senjata andalan Micra (March) sudah mulai diluncurkan dengan julukan Nissan global compact car.
0 comments:
Post a Comment